Menyetel klep

Rabu, 24 Februari 2010
0 komentar
dialin dari ahass.net

Ada kalanya Anda mecoba sendiri melakukan penyetelan klep pada motor Anda, tapi perlu diingat, bahwa setelan klep yang benar atau salah akan mempengaruhi terhadap performa mesin Sepeda Motor.
Berikut ini saya tulis secara ringkas cara cara yang tepat menyetel klep pada Sepeda Motor Honda.
1. Persiapkan alat-alat antara lain;
  1. Obeng (-) besar
  2. Kunci T 17 (untuk motor Supra X 125/Kharisma)
  3. Kunci T 14 (untuk motor Supra Fit, Tiger)
  4. Ring 8-9 (untuk motor tipe bebek)
  5. Ring 10-11 (untuk motor tipe Sport)
  6. Ring 17 (untuk motor tipe Sport)
  7. Ring 24 (untuk motor tipe bebek)
  8. Fuller gauge 1set
  9. Valve Adjusting wrech (kunci klep)
2. Buka kedua tutup klep (In dan Ex) dengan menggunakan kunci Ring 17(tipe bebek) atau Kunci Ring 24(tipe Sport)
3. Awalnya posisikan agar kondisi valve bebas atau posisi piston pada Titik Mati Atas (TMA), dengan cara buka tutup magnet pada blok mesin kiri dengan menggunakan Obeng (-) besar (ada 2 buah ), pergunakan kunci Ring 14/17 untuk memutar poros engkol berlawanan dengan jarum jam.
4. Sambil memutar poros engkol, perhatikan pada saat valve In bergerak, lihat pada lubang kecil di blok magnet, posisikan tanda T pada garis lurus di lubang kecil blok magnet.
5. Kemudian pegang dan gerak-gerakkan kedua klep untuk memastikan keduanya sudah dalam posisi bebas.
6. Jika langkah diatas sudah benar, maka lakukan penyetelan valve dengan ukuran untuk tiap-tiap motor sbb;
  • Tipe Sport (Tiger,Mega Pro,GL Pro,Phantom) ukuran = 0,10mm (±0,01mm).
  • Tipe Bebek (Supra Fit, Grand, Legenda, Supra X, Win, GL 100) ukuran celah klep = 0,05mm (±0,01mm).
  • Tipe Bebek (Supra X 125, Kharisma, Kirana) ukuran celah klep = 0,03mm (±0,01mm)
  • Tipe Matik (Vario) ukuran celah klep ( Klep In : 0,15mm (±0,01mm) Klep Ex : 0,26mm (±0,01mm) )
Cara penyetelannya adalah, kendorkan mur pengikat tappet adjuster (baut stelan klep) dengan menggunakan Ring 8-9 / 10-11
7. Lalu letakkan Fuller gauge sesuai ukuran celah klep kedalam ujung batang klep, putar tappet adjuster(baut stelan klep) sampai terasa apabila fuller gauge di tarik terasa seret dan apabila didorong tidak bisa.
8. Kemudian keraskan lagi mur stelan klep dan cek ulang hasil stelan klep tadi, sampai hasilnya tepat, (bila fuller gauge terasa ditarik seret dan di dorong tidak bisa)
9. Tutup kembali semua komponen yang tadi dibuka kemudian rasakan hasilnya. MANTAP!
Demikian, mudah-mudahan bermanfaat.
Baca selengkapnya »

Bongkar Mesin Yuk...

0 komentar
disalin dari ahass.net

Anda masih awam? Motor berisik nggak karuan pengen tahu apa yang rusak! Kepingin dibongkar sendiri? jangan sembarangan…!
sebab klo asal coba-coba bisa berabe… ada yang bautnya pada ilang… ada yang olinya berceceran, lupa masang komponennya… de el.. el..
nih gw kasih tips analisa mesin dengan membongkarnya sendiri.. ;

1. siapin alat-alatnya
  • kunci-kunci standar seperlunya
  • kunci-kunci khusus seperti; tracker magnit & tracker kopling
  • bak ukuran kecil sebanyak 3pcs — > fungsinya buat tempat baut-baut yang terpisah antara mesin bagian tengah-kiri, bagian atas, dan bagian tengah-kanan
  • bak ukuran sedang sebanyak 4pcs — > fungsinya tempat komponen-komponen mesin yang terpisah yaitu komponen mesin kiri,atas,kanan dan tengah
  • bensin secukupnya buat nyuci komponen mesin
  • lap secukupnya buat ngelap tangan kalo kotor, dan komponen mesin bila perlu
  • balok kayu penyangga mesin kalo mesin udah diturunin
  • kompresor, buat ngeringin komponen yang udah di bersihin pake bensin
  • buku panduan (catalog mesin Honda) yang nanti bisa di download dari blog ini secara gratis… tapi tunggu yach… sabar!
2. proses pembongkaran mesin saya sarankan secara berurutan yaitu;
  • mesin bagian kiri
    • komponennya al; blok magnit, magnit, gear stater, rante stater
  • mesin bagian atas
    • komponennya al; rante keteng, head cylinder, rocker arm, cam shaft (noken as), klep, piston, blok silinder
  • mesin bagian kanan
    • komponennya al; blok kopling, kopling primer (otomatis) 1 set, kopling skunder (ganda) 1 set
  • mesin bagian tengah
    • komponennya al; gigi transmisi, kick stater, kruk as, stang seher
3. jangan lupa kumpulkan baut – baut dan komponen – komponen pada bak yang berbeda sesuai dengan kelompok bagian mesinnya agar pada saat pemasangan kembali tidak salah
4. setelah semua selesai di bongkar, maka lakukan pemeriksaan pada setiap komponen secara berurutan pula sekaligus bersihkan komponen yang diperiksa menggunakan bensin yang bersih, catat komponen yang rusak dan pisahkan pada bak yang berbeda
5. lakukan perbaikan atau penggantian part yang rusak
6. beberapa item part yang wajib di ganti kalo Anda bongkar mesin adalah ;
  • gasket kit A ( paking top set )
  • gasket kit B ( paking full set )
  • oil seal selah
  • oil seal operan / persnelling
  • oil seal gear
  • oli mesin 1 liter
7. pastika semua komponen mesin bersih, karena KEBERSIHAN ADALAH FAKTOR PENTING dalam proses bongkar mesin,
8. lakukan proses perakitan secara berurutan pula tetapi kebalikan dari proses pembongkaran yaitu dari tengah – kanan – atas – kiri
9. setelah semua mesin terpasang, jangan lupa isikan oli sebanyak 1 liter
10. lakukan pemeriksaan kebocoran oli pada seua bagian blok – blok mesin
11. nggak ada yang bocor! Beres dech…!
Klo begini ongkos bongkar pasang mesin GRATIS! Karena kita sendiri yang ngerjain, klo di kerjakan di bengkel Ahass / bengkel umum kisaran harganya ; Rp. 150.000,-
Tapi inget, harus optimis dahulu sebelum mencoba jagan ragu-ragu… kalo ragu-ragu datang dan relakan aja Rp. 150.000 ke bengkel Ahass… TAPI AMAN….! DAN BERGARANSI! — > 1 bulan.
Okey… itulah tips saya… yang ingin bertanya… atau berkomentar silahkan ditunggu…!
Baca selengkapnya »

Driving

Selasa, 16 Februari 2010
0 komentar
Baca selengkapnya »

CorelDraw

Kamis, 11 Februari 2010
0 komentar
disalin dari sharmilaohsharmila.blogspot.com

CorelDraw 12 merupakan salah satu software desain grafis yang sangat terkenal. Berbagai fasilitas untuk mendesain tersedia di sini sehingga memudahkan para penggunanya untuk memanfaatkannya. CorelDraw 12 dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari membuat brosur, membuat pamphlet, surat undangan, majalah, brosur dan cover buku yang menarik.
Supaya dapat membuahkan hasil yang menarik, diperlukan latihan-latihan. Sebagai bahan latihan, akan saya paparkan tips & triks menggunakan coreldraw. Mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua
  1. Membuka Corel Draw
Klik Start à All Programs à pilih CorelDRAW Graphics Suite 12 à Klik CorelDraw 12.
Cara lain: Klik shortcut di desktop yang bertuliskan CorelDraw 12.
  1. Tampilan Corel Draw
o Menu utama (1) à terdiri dari menu-menu untuk mengoperasikan CorelDraw 12.
o Standar (2) à perintah-perintah pada menu utama
o Property bar (3) à berisi tombol-tombol perintah tambahan.
o Tool box (4) à berisi alat untuk mendesain gambar.
o Ruler (5) à sebagai garis pengukur objek
o Color Pallete (6) à berisi perintah untuk memilih warna objek.
o Pages (7) à sebagai petunjuk halaman yang aktif.
o Lembar kerja (8) à halaman tampilan untuk tempat mendesain objek.



  1. Menyimpan Desain File
Klik menu File à Save à tulis pada filename nama filenya à tekan Save.
  1. Menutup File
Klik menu File à klik Close.
  1. Menutup Program CorelDraw 12
Klik menu File à klik Exit.
  1. Mengatur Ukuran/ Jenis Kertas
Klik menu File à New à klik kotak Paper Type/Size pada property bar pilih jenis kertas yang anda inginkan. Misalkan letter, legal, tabloid dsb.
  1. Mengatur unit satuan
Klik Drawing Unit pada property bar untuk memilih unit satuan yang anda inginkan. Misalkan: inches, millimeters, dsb.
  1. Menampilkan dan mengatur Grid
Klik menu View à Grid à garis grid akan ditampilkan.
Jika anda ingin mengubah garis grid menjadi titik-titik, klik menu View à Grid and Ruler Setup à muncul kotak dialog, pilih Show grid as dots untuk mengubah garis menjadi titik-titik.
  1. Menambah halaman dalam satu file
Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Insert Page After.
  1. Menghapus halaman dalam satu file
Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 2 à Klik kanan, pilih Delete Page Before.
  1. Mengubah nama halaman dalam satu file
Klik Pages (halaman yang aktif) misalkan Page 1 à Klik kanan, pilih Rename.
  1. Membuat objek segi empat
Klik Rectangle Tool pada Tool Box atau tekan F6 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk persegi panjang.
Jika anda ingin membuat persegi/ bujur sangkar, Langkah sama seperti membuat persegi panjang. Hanya saja pada saat drag tombol kiri mouse sambil tekan Ctrl pada keyboard.
Jika ingin sudut dari segi empat di atas berbentuk melengkung (tidak siku) maka caranya adalah: tekan Pick Tool pada Tool Box à pilih objek segi empat tersebut à Klik Shape Tool (atau tekan F10) à Arahkan pointer pada sudut segi empat lalu drag (geser sedikit) dengan menekan tombol kiri mouse.
  1. Membuat objek lingkaran
Klik Ellipse Tool pada Tool Box atau tekan F7 à pointer akan berubah menjadi tanda (+) à drag dan drop mouse pada lembar kerja à akan terbentuk lingkaran.
Jika anda ingin mengubah lingkaran menjadi variasi yang berbeda, Langkahnya drag lingkaran tersebut à klik Shape Tools pada Tool Box. Jika ingin bentuk pie, drag-lah lingkaran dari dalam. Jika ingin bentuk arc, drag-lah lingkaran dari luar.
  1. Membuat objek polygon
Klik Polygon Tool atau tekan Y à arahkan pointer yang berbentuk (+) ke lembar kerja à tekan tombol kiri mouse geser secara diagonal sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah polygon segi lima.
Untuk menambah atau mengurangi segi tersebut, gunakan fasilitas Number of Point on Polygon à klik segi yang dikehendaki (missal 3) à akan terbentuk segitiga.
Untuk mengubah polygon menjadi bentuk bintang, lakukan langkah berikut. Drag segi lima à tekan shape Tool à arahkan pointer ke objek tersebut di antara dua segi yang berpotongan à tarik kedalam à terbentuk segi lima menjadi bintang.
  1. Membuat objek spiral
Klik ke Polygon Tool à pilih Spiral Tool atau tekan A à pada lembar kerja klik dan geser tombol kiri mouse sambil tekan tombol Ctrl pada keyboard à terbentuklah spiral.
  1. Membuat objek table
Klik polygon Tool à klik Grap Paper Tool atau tekan D à tekan dan geser tombol kiri mouse pada kanvas à terbentuklah table
  1. Menggunakan Freehand Tool
Klik Freehand Tool pada Toolbox à pada kanvas klik tombol kiri mouse à drag kearah yang diinginkan à jika sudah sesuai keinginan, tekan tombol Esc pada keyboard untuk mengakhiri.
Apabila ingin melengkungkan garis, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To Curve.
  1. Menggunakan Bezier Tool
Klik Bazier Tool pada Toolbox à pada kanvas klik satu kali pointer bertanda (+) à pindah ke posisi lain à klik lagi di posisi tersebut à lanjutkan hingga sesuai dengan objek yang diinginkan.
Bila ingin melengkungkan garis dari objek di atas, klik Shape Tool à tempatkan pointer pada garis yang ingin dilengkungkan à klik kanan mouse à klik pilihan To Curve
  1. Menggunakan Dimension Tool
Buatlah sebuah objek, misalkan persegi panjang berukuran 8×8,5 cm à didalamnya buatlah lingkarang berdiameter 8,5 cm à pada Toolbox, klik Dimension Tool à pada Property Bar pilih Horisontal Tool (untuk menjelaskan garis mendatar) dan pilih Vertical Tool (untuk menjelaskan garis vertical) à pada Dimension Style pilih decimal dengan satuan 0 pada Dimension Precission à pada Dimension Unit pilih cm à aktifkan Show units for Dimension à klik tombol Text Position Drop Down à klik pilihan, teks dimensi di bagian tengah garis à Posisikan pointer pada garis yang akan diberi dimensi / keterangan.
  1. Menggunakan 3 Point Curve Tool
Klik 3 Point Curve Tool pada Toolbox à pada kanvas, klik point 1 à drag dan lepaskan pada point 2 àklik di point 3 à terakhir satukan point 2 dengan point 1 dengan pointer.
  1. Menggunakan Smart Drawing Tool
Klik Smart Drawing Tool pada Toolbox à pada Property Bar pada Shape Recognition Level, pilih Medium dan pada Smart Smooting Level, pilih Highest. à pada kanvas, klik point 1, point 2, point3 dan point 4 à Secara otomatis akan terbentuk objek yang simetris.

Sumber : http://nurwahyu.wordpress.com/2007/07/07/tips-trik-belajar-corel-draw-12/
Baca selengkapnya »

Evolusi Sockbreaker

Rabu, 10 Februari 2010
0 komentar
disalin dari motorplus-online.com
2019sok-gt-01.jpgSokbreker semakin berevolusi. Fungsinya, makin sesuai kebutuhan. Di motor harian, bukan sekadar meredam agar tubuh tak terguncang ketika melindas lubang. Tapi sekarang, bisa makin tidak terasa. Masa?

Dari model konvensional hingga pakai tabung berisi nitrogen. “Tapi semua kembali pada kebutuhannya. Karena semakin up-date, harga juga berbicara,” ujar Benny Rachmawan, produk development Mitra2000.

Biar terdeteksi arah evolusi sok, gimana kalau kita bedah dari awal hingga teknologi terkini. Makin terlihat jelas, up-date teknologi di sok belakang. Terutama, untuk motor harian dan juga balap. Siap!

EVOLUSI MODEL2020sok-gt-02.jpg

Awalnya sok belakang, hanya sebatas per dan as yang di dalam tabung berisi oli. Sok konvensional ini, tidak mempunyai setelan untuk meredam.

“Kelamaan, sudah pakai beberapa setelan tingkat kekerasan. Tapi sebatas untuk per. Semakin tertekan, maka per semakin keras,” bilang Benny yang juga menangani urusan marketing Mitra2000 selaku distributor sok YSS di Indonesia.

Evolusi tingkat kekerasan per terus berlanjut. Jika sebelumnya setelan sebatas menggeser dudukan per bawah, kemudian berkembang hingga yang setelannya berupa ring dengan ulir mengikuti tabung sok bawah.

“Dari situ, berkembang lagi. Modelnya hampir sama, tapi kali ini setelan itu ada di sisi atas. Fungsinya sama, untuk menambah kekerasan per,” kata Benny lagi. Nggak cukup sampai di situ. Kali ini, ditambah fitur ketinggian.

2021sok-gt-03.jpgDi bagian dudukan sok bagian bawah, ada fitur yang bisa meninggikan. “Teknologi seperti ini bisa bikin sok lebih panjang 1–1,5 cm. Sebenarnya bisa hingga 2 cm. Tapi baiknya gunakan hingga titik aman,” ujar pria endut ini.

Adanya fitur ini, maka bisa bikin motor sedikit nungging. Begitunya, distribusi bobot pun bisa sedikit berpindah ke depan. Evolusi mengarah ke sok yang ada setelan rebound.

Ya, fitur yang bisa memperlambat baliknya sok ke atas. Biasanya, fitur ini ada di bagian bawah. Caranya, dengan memutar ke kiri atau ke kanan untuk memperbesar atau memperkecil daya rebound.

“Fitur seperti ini sudah banyak dipakai di motor balap sekarang. Bahkan, untuk motor bebek,” ujar M. Fadli, pebalap tim AHRS yang percaya pada sok Daytona.

Dari fitur setelan rebound ini, teknologi sok berevolusi lagi dengan adanya tabung. Tak sebatas tabung, part ini juga berfungsi sebagai penyempurna redaman atau baliknya sok. Karena di dalam tabung ada bladder yang membantu proses menekan atau baliknya sok.

Okeh!

WAJIB NITROGEN

Untuk sok model tabung, Benny mewanti. Ya, kalau tabung itu harus berisi gas nitrogen. “Karena sifat dasar sok itu sendiri yang memang cocok sebagai kebutuhannya,” sahutnya.

Sifat dasar nitrogen, tidak akan berubah tekanannya meski terjadi perubahan temperatur. Kalau udara biasa atau oli, tentu akan berubah. Sehingga kemampuan terbatas.

EVOLUSI BLADDER

Awalnya, banyak juga produsen yang pakai piston part sebagai bladder. Ya, part yang bekerja untuk pompa tekanan di tabung. Tapi kelamaan, piston ini punya kelemahan.

“Kelemahan piston karena punya daya friksi berlebih. Sehingga, tabung pun mudah panas. Dari situ, bladder berevolusi dengan memakai karet atau balon,” sebut pria berbadan gemuk ini.

Pakai karet, tentu friksi berkurang. Sehingga, performa bisa diandalkan untuk waktu lama. Misal ketika balap. Nah, bahan bladder ini, semakin elastis maka tingkat presisinya semakin tinggi.

KOMPRESI DAN REBOUND


Untuk balap, menurut Fadli, butuh dua faktor penting. Yaitu, rebound dan kompresi. “Untuk balap! Jika ketemu setelan pas, maka motor nyaman meski digas di tikungan atau lewat jalan bumpy,” kata pembalap Cibinong juara IndoPrix 2007 ini.

Kompresi yaitu ketika sok tertekan ke dalam. Jika setelan kompresi tepat, maka ketika digas di tikungan, roda tidak akan bergeser. Kan kalau digas, bodi belakang menekan sok. Jika setelan terlalu lembut, roda bakal melintir. Gitu juga kalau terlalu keras.

Sedang rebound, adalah proses baliknya sok. Kalau terlalu cepat berbalik, maka roda seakan terlempar. Jika terlalu lama, juga bisa mengakibatkan sliding ketika power keluar.

“Hebatnya untuk rebound dan kompresi, banyak yang sudah memiliki setelan. Mulai lembut hingga paling keras. Kita pun bisa seting sesuai gaya balap dan bobot tubuh,” aku Fadli yang sudah temukan setelan untuk suspensi Suzuki GSX600 pacuannya.

Untuk harian, setelan kompresi juga berpengaruh. Terutama buat yang suka turing. Ketika beban bertambah, bisa dimainkan agar redaman sok menjadi sempurna. Tentu setelan kompresi harus dibuat sedikit lebih hard.

DUDUKAN SOK

Menurut Benny, awalnya banyak sok pakai metode sambung las. Ini tentu punya kekuatan terbatas. “Akhirnya, dudukan sok berkembang pakai bilet hingga CNC. Tentunya, kekuatan pegang sok jadi lebih kuat,” ungkap pria berkacamata ini.
Baca selengkapnya »

Bebek Matik

0 komentar
disalin dari motorplus-online.com
Perang antara Honda dan Yamaha terus berlanjut. Setelah tempur di pasar bebek dan skubek, kini babak baru dimulai. Honda dan Yamaha Jepang sudah memperkenalkan mesin motor bebek tapi transmisi otomatis seperti di matik. Makanya spesies baru ini oleh Em-Plus disebut betik alias bebek matik.

Pertempuran kian sengit lantaran waktu peluncuran atau pengenalan sangat berdekatan. Bahkan bentuk dan cara kerja mesin, juga mirip sekali.

Pihak Honda dan Yamaha serius di bebek karena pasar ASEAN masih 60%. Terlebih sekarang ini sudah banyak konsumen yang memang ingin menggunakan transmisi otomatis seperti skubek. Jadi, sangat pas jika bodi bebek namun mesin otomatis. Lebih jelas sodoran mereka, yuk dibedah.

HONDA DULUAN KENALAN

3481honda-1.jpgAgar dicap sebagai pelopor, tepatnya pada 8 September 2009 lalu, Honda duluan memperkenalkan mesin yang mereka kasih julukan CV-Matic. Pihak Honda menyebutnya New Automatic Transmision for Cub-style Scooter. Kalau diartikan mesin bertransmisi otomatis untuk bebek.

Dapur pacu ini konfigurasinya seperti yang dimiliki bebek Honda Blade 110. Namun pada rumah kopling diganti dengan 2 puli atau sistem CVT (Continously Variable Transmission). Putaran mesin dari CVT diteruskan lewat sistem kopling kering menuju rasio dan dilanjut gir depan sebelum ke rantai.
3482honda-2.jpg
Jadinya wujud motor bisa didesain seperti bebek namun sistem transmisinya otomatis. Lebih lincah dibawa bermanuver karena dilengkapi swing-arm layaknya motor sport atau bebek. Dengan begitu mesin tidak naik-turun mengikuti irama suspensi.

Pihak Honda sendiri mengakui, merancang mesin betik ini untuk mengantisipasi masalah ketika dipasang roda diameter gede. Alasan Honda, dengan dirancangnya dapur pacu seperti mesin bebek, memungkinkan pasang roda 17 atau 18 inci.

Sebagaimana kita ketahui, skubek Honda memang susah dipasangi roda diameter gede. Karena jarak main roda bisa mentok crankcase . Tidak seperti di Yamaha Mio atau Nouvo, bisa dipasangi roda diameter gede sampai 17 inci.

3483honda-3.jpgHonda juga menyatakan, teknologi CV-Matic bakal diterapkan pada motor buatannya yang dijual di seluruh dunia, khususnya di negara berkembang. Sementara Indonesia dan negara ASEAN lainnya, akan jadi proyek pertama yang dimulai 2010 nanti.

Teknologi CV-Matic dirancang memiliki sistem pendingin drive belt yang tahan temperatur panas akibat pergerakkannya dan suhu mesin. Apalagi jarak antar puli semakin dekat. Diharapkan durabilitas peranti belt, juga jadi lebih baik.

Mesin CV-Matic ini dirancang memiliki belt lebih kuat yang di dalamnya seperti dilengkapi kawat baja. Kelebihan lain, jarak antar puli berdekatan sehingga mengurangi tenaga loss atau hilang akibat gesekan. Kondisi seperti ini juga menguntungkan karena bisa mendesain bentuk motor lebih leluasa. Bisa model apa aja.3484honda-4.jpg

Kelebihan lain mesin Honda ini dilengkapi pendingin oli. Berupa jalur pelumas yang diliukan di rongga aluminium dan sudah dilengkapi sirip pendingin. Sehingga panas pelumas mudah diradiasikan langsung ke udara. Letak lempengan aluminium ini posisinya di samping kanan blok silinder.

Untuk pendinginan sistem transmisi CVT, juga dilengkapi dua corong udara yang lumayan besar. Pihak Honda sangat menjagokan model pendinginan model ini karena diklaim jauh lebih mumpuni. Konsep pendinginan seperti ini mirip di CVT skubek. Namun tugasnya lebih berat karena CVT di CV-Matic lebih dekat ruang bakar.

YAMAHA DULUAN LAUNCHING

3485yamaha-1.jpgYamaha Jepang baru memperkenalkan mesin betik telat satu bulan dibanding Honda. Peluncuran tepatnya 6 November 2009. Namun sehabis kenalan sepertinya Yamaha lebih agresif lewat pendekatan lain. Motor sudah langsung diproduksi di Vietnam dan bakal muncul dalam waktu dekat. Diberi nama Yamaha Lexam.

Untuk nama mesin di betik ini, Yamaha pakai nama YCAT atau Yamaha Compact Automatic Transmission. Basisnya diambil dari mesin bebek seperti Yamaha Vega ZR 113 cc yang dipasangi sistem CVT pada rumah kopling.
3486yamaha-2.jpg
Mesin Yamaha juga sistemnya mirip dengan CV-Matic Honda. Putaran dari mesin diteruskan sistem otomatis CVT untuk kemudian dilanjut rumah kopling yang di dalamnya ada kampas kopling. Lalu putaran diteruskan menuju rasio dan dilanjut ke gir depan sebelum ke rantai.

Kelebihan sistem YCAT mampu memapas jarak mesin dengan roda sebanyak 40%. Artinya, dengan penggunaan mesin seperti ini memungkinkan pasang roda diameter gede. Seperti di mesin skubek Mio. Jarak antar titik tengah mesin dan as roda ideal hanya dipasangi roda 14 inci. Tapi, menggunakan mesin sistem YCAT bisa mengusung roda 17 inci.

3487yamaha-3.jpgKelebihan lain dari model YCAT ini, juga mampu memperpendek belt sebanyak 60%. Artinya jarak antar puli bisa dipangkas abis dan bisa dipasangi belt yang lebih pendek. Sehingga mampu mengurangi tenaga los akibat belt terlalu panjang.

Hal menarik lain ada pada pendinginan belt. Disemprot udara yang dialirkan dari airduct yang diletakkan pada sayap depan motor bebek. Udara mengalir melalui tunel khusus dan keluar dari belakang
transmisi.

Kelebihan YCAT lainnya, lebih kompak dibanding sistem CVT biasa. Sehingga motor lebih mudah dibawa atau diajak bermanuver. Itu karena pemakaian mesin seperti ini memungkinkan motor untuk dipasangi lengan ayun.3488yamaha-4.jpg

Bentuk mesin yang kompak dan secara ukuran lebih mungil juga memudahkan dalam mendesain bentuk motor. Termasuk dalam mendesain bentuk sasis atau rangka. Bahkan bisa bikin nyaman pengendaranya. Karena pijakan kaki bisa dibuat lebar karena tidak adanya tuas rem dan tuas persneling.

Mesin seperti YCAT juga dicap Yamaha lebih responsif dibanding sistem CVT pada skubek yang sudah ada. Sebab menggunakan belt yang lebih pendek dan tahan panas. Juga dibuat dari bahan plastic resin sehingga lebih efisien 20%.

Soal kemunculan di Indonesia nampaknya Yamaha juga bakal hadir lebih duluan. Karena dari bocoran yang Em-Plus dapat, kabarnya sih sudah diproduksi bak kopling kanan penutup CVT dan tutup crankcase kiri oleh vendor Yamaha Indonesia.

Penulis/Foto : Aong/Dok. MOTOR Plus
Baca selengkapnya »

Ganti Rangka dan Mesin

0 komentar
disalin dari motorplus-online.com
1620ganti-no-rangka---endro-1.jpgSemua spare-parts motor bisa diganti kapan dan di mana saja, jika mau. Tapi khusus rangka dan crankcase alias bak mesin, ada prosedur khusus. “Sebab, di part itu ada nomor regristasi motor, yaitu nomor mesin dan nomor sasis,” jelas Reiner Sitorus, Senior Manajer Spare Parts & Service Department, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI).

Kasus ganti frame dan mesin memang langka. Tapi bukan tak mustahil terjadi. Bisa terjadi jika mengalami kecelakaan yang berakibat rangka dan mesin ancur. Atau akibat kesalahan pabrik. “Kalau kecelakaan, diurus departemen servis. Tapi jika karena cacat produk, bisa ke divisi spare-parts,” bilang Reiner lagi.1621nomer-rangka----endro2.jpg

Nah, menurut Reiner yang berkacamata itu, apapun kasusnya, pembelian kedua komponen ini cuma bisa dilakukan di bengkel, atau diler resmi motor bersangkutan. Prosedurnya, “Tidak perlu harus ke polisi dulu. Cukup bawa surat yang menunjukkan bukti kepemilikan, yaitu, BPKB, STNK, KTP. Selain itu harus bawa bagian potongan sasis atau mesin yang ada nomor registrasinya,” urai halak kita berpenampilan necis itu.

Nantinya, oleh diler atau bengkel resmi, semua bukti tadi akan dicopy dan potongan komponen diserahkan ke pabrik. Pabrik lah yang siapkan komponen barunya sekaligus bikin nomor registrasi sesuai aslinya. Tentunya dengan tipe, ukuran angka dan huruf sesuai model dan tahun keluaran motor. “Biasanya proses ini paling lambat makan waktu seminggu. Jadi konsumen cukup mengambil dari diler atau bengkel tempat ia memesan,” tutup Reiner.

Gampang, kan!


Penulis/Foto : Aries/Endro
Baca selengkapnya »

Dimana ya ?

 

FEEDJIT Live Traffic Map

Information

Website Meter

free counters

@

online counter

004 -> 03042010

free counters
Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

About Me

Foto saya
Muara bengawan solo, MBS_CT101-Msi, Indonesia
SEGALANYA BERAWAL DARI KEYAKINAN, perubahan adalah sesuatu yang abadi... HARAPAN SELALU MEMBERIKAN SEMANGAT UNTUK SELALU BERJUANG...

Tentang Kami

 

© 2010 Ruang, waktu...